Wednesday, April 30, 2014

Lomba Khitobah


                Setelah seleksi lomba baca kitab berakhir pada malam minggu, maka di Hari Minggu(07/04/13) siswa-siswi ICP mengadakan lomba hasil khitobah(ver. Indonesia) yang rutin dilaksanakan pada malam jum’at  oleh masing-masing group.
                Khitobah ini di bagi tiga dengan Kelompok 1 Al-Maksum, Kelompok 2 Al-Burhan dan Kelompok 3 Al-Mansur. Dalam lomba ini setiap team berusaha untuk menampilkan kreatif dan keaktifan masing-masing anggotanya. Lomba ini juga dimeriahkan dengan hadirnya Mahasiswa dari STIT Raden Santri Gresik Bawean yang ketepatan sedang menjalani PPL di Mts Mambaul Falah.
                Dalam lomba ini setiap group diberi waktu maksimal 30 menit bagi group yang akan tampil untuk melakukan persiapan, bagi kelompok lain diharuskan tetap berada di tempat dan tidak boleh melakukan persiapan sediktpun, jika ada group yang anggotanya melanggar maka group tersebut akan dieliminasi dengan durasi waktu 90  menit.
                Setelah mengambil undian maka untuk yang tampil pertama kali adalah kelompok 2 dengan judul “Hari Pernikahan”. Acara berlangsung meriah ketika sang pengantin duduk berdua di kursi yang disediakan.
                Kemuadian dilanjutkan oleh kelompok 3 dengan judul “Perpisahan siswa kelas 6”. Baru saja acara berlangsung penonton sudah disuguhi dengan adegan yang membuat selurih juri dan audience tertawa terbahak-bahak.
                Dan untuk yang terakhir adalah kelompok 1 dengan tema”Peringatan Hari Sumpah Pemuda”. Tidak seperti kelompok lain yang menyajikan berbagai hiburan, kelompok ini lebih mengutamakan isi dan arti dari acara tersebut.
                Jam 1.30 WIB seluruh acara selesai dan siswa-siswi pulang ke Pondok untuk menunaikan kewajiban mereka karena setelah Jama’ah Sholat Ashar nanti waktu yang ditunggu-tunggu.
                Setelah jama’ah setiap anggota group berkumpul di lingkungan belajar ICP untuk mendengarkan hasil kerja keras mereka. Tak perlu untuk menunggu lama karena Ust.Ninwari selaku salah satu anggota juri akan mengumumkan hasilnya.
                Dengan berdebar-debar setiap kelompok menanti siapa yang menjadi jawaranya. Akhirnya legalah hati kelompok 1 karena mereka keluar sebagai the best dari yang lain dan disusul oleh kelompok 3 sebagai runner-up.
                “Jika kalian membuat acara seperti ini lihatlah siapa jurinya. Jika jurinya mahasiswa maka usahakan tema yang mengarah kepada Perubahan dan Pendidikan, jika jurinya kyai maka tampilkan sisi keagamaanya dan jika ibu-ibu maka budaya yang ditampilkan” begitulah pesan beliau di akhir pengumuman kepada semua anggota group.
                Tidak perlu kecewa bagi mereka yang kurang berhasil, karena minggu(14/04/13) depan akan berjumpa di kompetisi yang sama meski dalam Bahasa Inggris.

No comments:

Post a Comment